Portal Pendidikan Rumah Belajar

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia.

Kuliah Umum Level 4 Bersama Mas Menteri

Bapak Ibu guru sekalian merupakan cikal dari guru-guru penggerak, guru-guru dengan inisiatif dan semangat tinggi untuk terus berpacu dengan tuntutan zaman.

Tampilkan postingan dengan label MATERI KELAS VII. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI KELAS VII. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Agustus 2023

Materi dan Soal Wujud Zat Beserta Perubahannya

Zat tersusun atas partikel-partikel yang sangat kecil. Partikel-partikel itu yang dinamakan molekul. Mengapa zat mempunyai bentuk tetap? Mengapa zat cair mempunyai bentuk yang berubah-ubah sesuai dengan wadahnya? Bagaimana bentuk zat gas? Untuk lebih jelasnya ikuti penjelasan berikut ini.

1. Partikel Zat dapat Bergerak

Ternyata saat minyak wangi belum disemprotkan kamu tidak akan mencium aroma minyak wangi itu. Tetapi setelah disemprotkan kamu dapat mencium aroma minyak wangi itu. Hal ini membuktikan sekaligus menunjukkan bahwa zat gas memiliki jarak antarpartikel lebih jauh dan bergerak bebas.

2. Susunan dan Gerak Partikel Pada Berbagai Wujud Zat

a. zat padat

Zat padat mempunyai sifat bentuk dan volumenya tetap. Bentuknya tetap dikarenakan partikel-partikel pada zat padat saling berdekatan, tersusun teratur dan mempunyai gaya tarik antar partikel sangat kuat. Volumenya tetap dikarenakan partikel pada zat padat dapat bergerak dan berputar pada kedudukannya saja.

b. zat cair

Zat cair mempunyai sifat bentuk berubah-ubah dan volumenya tetap. Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat cair berdekatan tetapi renggang, tersusun teratur, gaya tarik antar partikel agak lemah. Volumenya tetap dikarenakan partikel pada zat cair mudah berpindah tetapi tidak dapat meninggalkan kelompoknya.


c. zat gas

Zat gas mempunyai sifat bentuk berubah-ubah dan volume berubah-ubah. Bentuknya berubah-ubah dikarenakan partikel-partikel pada zat gas berjauhan, tersusun tidak teratur, gaya tarik antar partikel sangat lemah. Volumenya berubah-ubah dikarenakan partikel pada zat gas dapat bergerak bebas meninggalkan kelompoknya.


PERUBAHAN WUJUD ZAT

Perubahan wujud zat digolongkan menjadi enam peristiwa sebagai berikut:






Membeku

Peristiwa perubahan wujud zat dari cair menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh peristiwa membeku yaitu air yang dimasukkan dalam freezerr akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan.

Mencair

Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh peristiwa mencair yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan, dan es krim yang dibiarkan di ruang terbuka, akan mencair dengan sendirinya.

Menguap
Peristiwa perubahan wujud zat dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis berubah menjadi gas.

Mengembun

Peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengembun adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan.

Menyublim

Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus (kamper) yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis.

Dekomposisi

Peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh dekomposisi adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju.




SOAL LATIHAN

Soal No.1

Ibu membuat kopi untuk ayah, satu sendok kopi bubuk dan satu sendok gula pasir dimasukkan ke dalam cangkir, kemudian dituangkan air panas setengahnya sehingga menjadi air kopi yang manis dan berbau harum.






Di dalam peristiwa tersebut disimpulkan zat 1, zat 2, dan zat 3 masing-masing memiliki sifat ….


Soal No. 2


Soal No. 2

Perhatikan gambar berikut ini!



Sifat fisik zat yang benar pada gambar tersebut adalah ….




Soal No. 3

Perhatikan pernyataan berikut!
(1) Molekul-molekulnya mudah bergerak
(2) Bentuk dan volumenya tetap
(3) Partikel berikatan sangat kuat
(4) Bentuknya berubah volumenya berubah
(5) Jarak partikel sangat dekat

Ciri-ciri zat dalam wujud padat ditunjukan oleh nomor ….
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 4
C. 2, 3, dan 5
D. 2, 4, dan 5

Soal No. 4

Perhatikan hasil percobaan berikut!


jika pada saat percobaan kondisi udara di lingkungannya tenang, percobaan seperti gambar menunjukkan udara memiliki ….

a.  massa dan volume tetap

b.  massa dan bentuk tetap

c.  massa dan menempati ruang

d.  volume tetap dan dapat dilihat


Soal No. 5

Perhatikan diagram perubahan wujud  berikut


Perubahan wujud yang ditunjukkan nomor (2), (5), dan (4) berturut-turut adalah ….

a. menguap, mencair, menyublim

b. menguap, membeku, menyublim

c. mengembun, membeku, menyublim

d. mengembun, mencair menyublim


Soal No. 6 

Minyak kelapa pada musim dingin dapat membeku. Peristiwa ini disebabkan minyak kelapa…

a.      pada musim dingin tidak mendapat kalor

b.      pada musim dingin kelebihan energi kalor

c.      banyak melepaskan kalor sehingga membeku

d.      kurang menghasilkan kalor sehingga membeku


Soal No. 7 

Ming Ayu mengamati sebuah partikel, tenyata partikel tersebut termasuk ke dalam partikel padat. Berikut ini yang termasuk ke dalam ciri-ciri dari partikel padat yang di amati oleh Ming Ayu yang paling benar adalah........

a. berikatan sangat lemah

b.  dapat mengalir dan bergerak acak

c.  dapat menyebar bebas

d. Memiliki pola teratur dan berikatan kuat


Soal No. 8

Perhatikan sifat fisik benda berikut!

(1) Gaya tarik antara molekul kuat

(2) Gerak molekul sangat bebas

(3) Jarak antar partikel sangat berjauhan

(4) Bentuk berubah dan volume tetap

(5) Gaya tarik antar molekul sangat lemah.

Sifat dari asap ditunjukkan oleh nomor ….

A.  (1), (3), dan (4)

B.  (3), (4), dan (5)

C.  (1), (2) dan (3)

D.  (2), (3), dan (5)

Soal No. 9 

Peristiwa ketika air yang dimasak, dimana terjadi perubahan wujud zat dari zat cair menjadi zat gas disebut .....

a.    Membeku

b.   Mengembun

c.    Menguap

d.   Mengkristal


Soal No. 10 

Perhatikan gambar berikut!

Perubahan wujud yang ditunjukkan nomor 2, 4, dan 6 berturut-turut dinamakan ….

  1. mencair, menguap, menyublim

  2. membeku, mengembun, menyublim

  3. membeku, mengembun, menguap

  4. mengembun, menyublim, mencair


Referensi:

Winarsih, A. dkk. (2008). IPA Terpadu untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Widodo, W. dkk. (2014). Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII Edisi Revisi. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud.



Sabtu, 12 Agustus 2023

Besaran, Satuan, dan Pengukuran Kelas 7

Mari belajar IPA bersama Sahabat Sains. Kali ini kita akan belajar terkait besaran, satuan, dan pengukurannya.



Pengertian Istilah

Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur (dinyatakan dengan nilai/angka) dan mempunyai satuan. Contoh besaran seperti, panjang, massa, waktu, luas, volume, suhu, kecepatan, dan sebagainya.

Satuan adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyatakan hasil pengukuran atau pembanding dalam suatu pengukuran tertentu. Contoh satuan seperti km, m, g, kg, mL, L, N, watt, J, dan sebagainya.

Mengukur adalah membandingkan besaran dengan besaran sejenis sebagai satuan; menghasilkan ukuran yang terdiri atas nilai dan satuan. Contoh kegiatan mengukur,misalnya mengukur panjang meja dengan penggaris dengan cara membandingkan panjang meja dan panjang penggaris. Misal hasil pengukuran panjang meja sama dengan 100 sentimeter. Mengukur membutuhkan alat ukur. Alat ukur harus sesuai dengan besaran yang akan diukur. Diperlukan satuan yang yang disepakati bersama untuk semua orang. Satuan yang disepakati ini disebut satuan baku.

Mari mendalami tentang Besaran

Besaran pokok adalah besaran yang tak tergantung pada besaran-besaran yang lain. Besaran pokok bisa diukur secara langsung dan dijadikan sebagai dasar besaran yang lainnya.

Tabel Besaran Pokok


Penjelasan masing-masing besaran pokok
1. Panjang

  • Penggaris
  • Pita ukur
  • Jangka sorong
  • Mikrometer sekrup

Lambang besaran : l
Satuan panjang: meter
Lambang satuan: m

2. Massa
  • Neraca pasar
  • Neraca lengan
  • Neraca kimia
  • Neraca pegas
  • Neraca digital
Lambang besaran: m
Satuan massa: kilogram
Lambang satuan: kg

3. Waktu
  • Jam matahari
  • Jam pasir
  • Jam tangan
  • Jam dinding
  • Stopwatch
  • Jam atom
Lambang besaran: t
Satuan waktu: sekon
Lambang satuan: s

4. Kuat Arus
Kuat arus diukur dengan menggunakan amperemeter. Bagian terpenting amperemeter disebut galvanometer. Galvanometer bekerja berdasarkan gaya antara medan magnet dan kumparan berarus hasilnya akan ditampilkan dalam skala yang terdapat pada amperemeter.

Lambang besaran: I
Satuan kuat arus: ampere
Lambang satuan: A

5. Suhu / Temperatur
Alat untuk mengukur suhu adalah termometer. Termometer ada dua jenis non-logam dan logam. Termometer non-logam contohnya adalah termometer udara, termometer cairan, dan termometer listrik.  Termometer logam contohnya adalah termometer bimetal mekanik.

Lambang besaran: T
Satuan suhu: kelvin
Lambang satuan: K

6. Intensitas Cahaya
Alat untuk mengukur intensitas cahaya adalah candlemeter atau luxmeter.

Lambang besaran: Iv
Satuan intensitas cahaya: kandela
Lambang satuan: cD

7. Jumlah Zat
Jumlah zat tidak diukur secara langsung, namun diukur dari massa zat.

Lambang besaran: Mol
Satuan jumlah zat: Mol
Lambang satuan: n

Besaran turunan adalah besaran yang tersusun atas satu atau lebih besaran pokok, contohnya luas, volume, kecepatan, percepatan, gaya, dan usaha.

Besaran skalar adalah besaran yang hanya mempunyai nilai (besar), tidak mempunyai arah. Contoh besaran skalar yaitu voluma, massa, waktu, dan jarak.

Besaran vektor merupakan besaran yang mempunyai nilai yang besar dan arah. Contoh besaran vektor ialah perpindahan, kecepata, dan gaya.

Contoh Soal 

1.     Doni melakukan beberapa kegiatan pengukuran dan diperoleh data sebagai berikut.

(1) Massa telur dalam plastik 0,5 kg

(2) Volume batu 40 cm3

(3) Suhu kamar tidur 25ÂșC

(4) Tinggi meja belajar 80 cm

(5) Luas ruangan tamu 12 m2

(6) Denyut jantung Doni 78 denyut per menit

Hasil pengukuran Doni yang termasuk besaran pokok adalah ….

a. (1), (2), dan (3)

b. (1), (3), dan (4)

c. (2), (5), dan (6)

d. (4), (5), dan (6)

2.      Pasangan besaran, satuan, dan alat ukur yang benar adalah ….

 

No.

Besaran

Satuan

Alat ukur

1.

Panjang

meter

Mistar

2.

Berat

kilogram

Neraca

3.

Waktu

sekon

Stop Watch

4.

Suhu

celcius

Thermometer

5.

Kuat Arus

ampere

Amperemeter

Besaran dan satuan dalam SI maupun alat ukur yang benar ditunjukkan pada nomor ….

a. (1), (2), dan (4)

b. (1), (3), dan (4)

c. (1), (3), dan (5)

d. (2), (4), dan (5)


3.      Perhatikan gambar berikut!



Hasil pengukuran dengan menggunakan neraca O’hauss adalah….

a.  197,5 g

b.  197,0 g

c.  187,5 g

d.  187,0 g


4. Perhatikan gambar berikut!

Hasil pengukuran jangka sorong tersebut adalah ….
a. 5,40
b. 5,10
c. 4,35
d. 4,33

5. Perhatikan hasil pengukuran massa berikut!

Besar massa benda adalah ….
a. 0,125 kg
b. 1,25 kg
c. 12,5 kg
d. 125,0 kg

6. Volume benda yang tidak beraturan diukur menggunakan gelas ukur seperti tampak pada gambar berikut.

Volume benda tidak beraturan tersebut adalah …. mL.
a. 20
b. 30
c. 40
d. 50

7. Seorang siswa mengukur panjang pensil dengan penggaris patah seperti pada gambar berikut.

Berdasarkan gambar tersebut, panjang pensil adalah … cm
a. 5
b. 4
c. 3
d. 2

8. Perhatikan tabel besaran dan satuannya berikut!

Hubungan antara besaran pokok dan satuan yang benar ditunjukkan oleh nomor ….
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4

9. Berdasarkan Sistem Internasional, maka satuan dasar massa adalah ….
a. ton
b. ons
c. kilogram
d. gram

10. Berikut ini merupakan alat ukur panjang, kecuali ….

a.

b.

c.

d.

SEMANGAT BELAJAR 
SAMPAI JUMPA PADA MATERI SELANJUTNYA